Tips Menulis dan Contoh Pendahuluan yang Wajib Kamu Ketahui

Contoh Pendahuluan – Bab pendahuluan sering kali kita temukan pada bagian awal dalam membuat atau menyusun seperti makalah, laporan, ataupun karya ilmiah. Bab pendahuluan sangat diperlukan setiap kali kita menyusun jurnal, makalah, dsb. Karena bab pendahuluan juga termasuk bagian di dalamnya.

Jika masih awam dalam menulis semacam makalah, jurnal, dll. masih banyak yang keliru dalam memahami pendahuluan. Masih banyak orang yang menganggap pendahuluan sama dengan kata pengantar misalnya pada buku.

Padahal tidak seperti itu, pendahuluan pun tidak ada kaitannya dengan kehidupan penulis seperti pada kata pengantar. Untung lebih jelasnya mari kita bahas satu per satu contoh pendahuluan.

Pengertian Pendahuluan

Pendahuluan adalah bab pertama pada karya tulis yang berisi jawaban apa dan mengapa penelitian itu perlu dilakukan. Pada bab pendahuluan memberikan gambaran tentang topik penelitian yang akan dibahas atau disajikan.

Oleh sebab itu, pada bab pendahuluan memiliki komposisi berupa latar belakang masalah, rumusan masalah, dan tujuan penelitian.

Yang Perlu Kamu Perhatikan

source : pixabay.com

Bab Pendahuluan termasuk dalam bagian pada makalah, jurnal, dll. yang sangat penting. Secara umum sistematika yang digunakan pada bab pendahuluan memiliki 3 bagian penting yang terdapar di dalamnya, yaitu sebagai berikut :

  • Latar Belakang : merupakan suatu pembahasan mengenai dan mencakup sebagian besar inti pokok dari isi makalah misalnya, dengan arti lain sebagai menggambarkan apa yang akan menjadi pembahasan pada makalah tersebut. Alur tulisan yang baik adalah menggunakan paragraf induktif.
  • Rumusan masalah : merupakan berupa beberapa pertanyaan yang akan di berikan pembahasan dan penjelasan yang detailnya pada pembahasan.
  • Tujuan dan Manfaat : pada suatu laporan atau makalah juga terdapat pada bab pendahuluan. Tujuan ini sangat erat kaitannya dengan rumusan masalah. Sebagai menjawab pertanyaan pada rumusan masalah, dan detail penjelasaanya ada pada bab pembahasan.

Di bawah ini adalah contoh pendahuluan, contoh pendahuluan laporan, contoh pendahuluan makalah, contoh pendahuluan jurnal, dan contoh pendahuluan karya ilmiah, contoh pendahuluan.

Contoh Pendahuluan Laporan

Latar Belakang

Hidup itu ibarat roda yang berputar, terkadang kita di atas dan juga terkadang kita di bawah. Tidak jarang kita sering mengalami ketidak beruntungan. Frustasi, gundah, bingung, sedih bahkan kematian itu termasuk dalam pola kehidupan yang tidak kita inginkan.

Maka dari itu kita memerlukan pola kehidupan yang dapat membuat hal tersebut menjadi hal yang berbeda. Tentunya yang bisa memotivasi hidup menjadi lebih bermakna. Tidak bisa kita pungkiri bahwa hal-hal tersebut dirasakan pada semua orang tanpa memandang usia. Mulai anak hingga orang tua bisa terjangkit perasaan yang tidak tepat seperti itu.

Pada umumnya dirasakan oleh pelajar bisa disebabkan beberapa hal, antara lain ketertarikan pada lawan jenis, masalah keluarga, pengaruh teman, lelahnya otak karena banyaknya tugas ataupun karena tugas yang sulit untuk dikerjakan.

Maka dari itu karya wisata ini dibuat untuk mengobati perasaan-perasaan negatif tersebut. Selain itu karya wisata ini dilatar belakangi karena siswa-siswi ingin mengenal lebih dekat berbagai tempat wisata di Indonesia yang bersejarah dan memuat ilmu di daerah Kota Bandung.

Tujuan

  • Untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia.
  • Mempelajari unsur kehidupan, nilai-nilai kebudayaan dan sejarah lainnya melalui tempat wisata yang dikunjungi.
  • Melatih siswa-siswi untuk bekerja kelompok secara interaktif.
  • Memberikan latihan untuk siswa-siswi agar bisa mengerjakan tugas kerja nyata di lokasi sebenarnya.
  • Mengajarkan kepada siswa-siswi tentang wisata pendidikan.

Manfaat

  • Sebagai hiburan setelah lama berkutat dengan pelajaran.
  • Menjadi manusia yang lebih maju satu langkah dalam menambah wawasa yang luar dan beragam.
  • Mempunyai pengetahuan yang lebih dan mendalam, dibandingkan dengan orang yang mendapatkan informasi dari narasumber yang lain.
  • Menjadian siswa-siswi lebih atraktif atau memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu hal yang baru.
  • Mempererat kebersamaan antara siswa-siswi dan juga para pengajar.

Begitulah contoh pendahuluan laporan, selanjutnya adalah contoh pendahuluan makalah

Contoh Pendahuluan Makalah

Latar Belakang Masalah

Semakin canggihnya ilmu pengetahuan, semakin majunya peredaran zaman dan manusiapun beragam. kemewahan di bidang harta tidak akan menjamin kebahagiaan seseorang jika orang tersebut tidak bisa menikmati kekayaan itu, apalagi bagi orang yang serba kekurangan atau merasa kurang cukup terus-menerus.

Banyak anak-anak yang tidak patuh lagi kepada orang tuanya, tentunya sangat dikhawatiran yang mengakibatkan perasaan tidak tenang dan selalu gelisah, bahkan banyak orang yang mengalami penyakit stress yang mereka sendiri tidak tahu obatnya, mencari tempat berpegang kepada siapa dan bagaimana cara menenangkan perasaan yang stress itu, bahkan mereka sering bingung, dihinggapi rasa takut dan rasa bersalah yang tidak tahu sebabnya.

Oleh karena itu, tentu sangat perlu dijelaskan bagaimana pendidikan anak sebelum lahir, masa bayi, masa kanak-kanak, dewasa, bahkan sampai mereka tua. Pendidikan anak pada usia dini juga sangat dianjurkan, hal ini dimaksudkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena pendidikan agama islam sejak dini sengat berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik. Proses belajar dan pembelajaran bisa dilakukan pada jalur formal maupun informal.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah yang dibahas dalam makalah ini terinci sebagai berikut.

  • Bagimana cara pelaksanaan pendidikan agama Islam diterapkan pada keluarga?
  • Bagaimanna cara pelaksanaan pendidikan agama Islam diterapkan pada sekolah?
  • Bagaimana cara pelaksanaan pendidikan agama Islam diterapkan pada masyarakat?

Tujuan Penulisan

  • Mengetahui pelaksanaan pendidikan agama Islam diterapkan pada keluarga.
  • Mengetahui pelaksanaan pendidikan agama Islam diterapkan pada sekolah.
  • Mengetahui pelaksanaan pendidikan agama Islam diterapkan pada masyarakat.

Begitulah contoh pendahuluan makalah, selanjutnya adalah contoh pendahuluan karya ilmiah

Contoh Pendahuluan Karya Ilmiah

Latar Belakang Masalah

Pada bagian ini dikemukakan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan, naik kesenjangan teoritis ataupun kesenjangan praktis yang melatar belakangi masalah yang diteliti. Pada latar belakang masalah ini dipaparkan secara ringkas teori, hasil penelitian, kesimpulan seminar, dan diskusi ilmiah ataupun pengalaman – pengalaman pribadi yang terkait erat dengan pokok masalah yang diteliti.

Latar belakang harus memberikan gambaran tentang 2 hal penting, yaitu:

1. Alasan, apa yang menjadi alasan materi atau tema atau ruang lingkup perlu dilakukan penelitian dan dibuat KTI( Karya Tulis Ilmiah ) yang menjadi dasar karena alasan :

  • Banyak terjadi
  • Menjadi masalah nasional
  • Merupakan hal baru
  • Merupakan hal lama tetapi belum terselesaikan

2. Ruang lingkup atau tema, merupakan pembatas sampai sejauh mana yang akan diteliti dan di buat KTI, seperti:

  • Gizi buruk balita
  • Abortus
  • Pelayanan rawat jalan

Penentuan alasan dan ruang lingkup sangat penting dalam kaitannya dengan :

1. Materi serta teori apa yang harus dipelajari lebih mendalam, terkait sumber bacaan yang perlu dicari.

2. Terkait judul yang akan dibuat agar judul sesuai dan menggambarkan isi. Yang harus diperhatikan :

  • Keterkaitan dengan cita-cita dan harapan anda.
  • Seberapa jauh materi itu dikuasai.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pernyataan-pernyataan yang hendak dicarikan jawabannya. Perumusan masalah merupakan pernyataan yang lengkap dan rinci mengenai ruang lingkup masalah yang akan diteliti berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah.

Rumusan masalah hendaknya disusun secara singkat, padat, jelas, dan dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. Rumusan masalah yang baik akan menampakan variabel yang diteliti, jenis atau sifat hubungan antara variabel tersebut, dan subjek penelitian.
Penentuan masalah menjadi penting, karena akan menjadi acuan pada langkah berikutnya.

C = Consern Secara umum masalah adalah: “Kesenjangan antara harapan dengan kenyataan dan kita peduli “, secara rumus dituliskan :

P = (E-R)

Dengan penjelasan :

P = Problem

E = Expected

R = Reality

Tujuan

Tujuan merupakan sasaran yang ingin dicapai dalam penelitian. Isi dan rumusan tujuan penelitian mengacu pada isi dan rumusan masalah penelitian. Masalah penilitian dirumuskan dengan menggunakan kalimat tanya, sedangkan rumusan tujuan penelitian dituangkan dalam bentuk kalimat pertanyaan.

Tujuan merupakan upaya untuk :

  • Mengetahui gambaran masalah lebih mendalam.
  • Mengetahui penyebab masalah.
  • Menyelesaikan masalah.

Begitulah contoh pendahuluan karya ilmiah, selanjutnya adalah contoh pendahuluan jurnal

Contoh Pendahuluan Jurnal

Latar Belakang

Sering kali kita mendengar orang-orang Indonesia yang menggunakan bahasa yang tidak baku dalam kegiatan-kegiatan resmi atau menggunakan kata serapan yang salah, bahkan dalam penyusunan pun masih terjadi kesalahan penggunaan tanda baca, sehingga mengakibatkan kesalahan makna, padahal Pemerintah Indonesia telah membuat aturan-aturan resmi tentang tata bahasa baik itu kata serapan maupun penggunaan tanda baca.

Pelajaran Bahasa Indonesia sebenarnya sudah diajarkan sejak dari Sekolah Dasar sampai ke perguruan tinggi. Tapi kesalahan ini masih sering terjadi, bahkan berulang-ulang kali. Ketidakfahaman terhadap tata bahasa Indonesialah yang mengakibatkan orang-orang sering melanggar aturan resmi yang telah dibuat pemerintah tentang tata bahasa Indonesia. Y

ang mengkhawatirkan ialah ketika aturan ini terlalu sering diacuhkan oleh masyarakat Indonesia, karena salah satu dampak negatifnya ialah hal ini akan dianggap lazim oleh masyarakat Indonesia terlebih lagi oleh anak-cucu yang akan menjadi penerus negeri ini, karena akan mempersulit masyarakat dalam berkomunikasi.

Penggunaan kata-kata serapan dewasa ini kian marak. Masyarakat senang menggunakannya karena terkesan keren dan modern. Selain itu, alasan masyarakat menggunakan kata-kata serapan adalah pengucapan kata-kata serapan lebih singkat dibandingkan dengan pengucapan kata-kata dalam Bahasa Indonesia baku.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang ada, dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut.

  1. Apakah yang dimaksud dengan kata serapan?
  2. Apa saja contoh kata-kata serapan?
  3. Apakah dampak dari penggunaan kata – kata serapan bagi bangsa Indonesia?
  4. Bagaimana cara melestarikan Bahasa Indonesia?

Demikian penjelasan yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *